Selasa, 28 Agustus 2012

LOVE DONT RUSH @CERPEN@


Waktu menunjukan pukul 7.15 pagi,bel masuk telah berbunyi sejak tadi,sekolah lumayan sepi pintu gerbang sudah tertutup rapat.Dua orang siswa baru saja datang.

“Yah telat deh kita…Vin”keluh Oik sambil melihat kearah jamnya.

“Buruan naik”suruh Alvin yang sudah sampai keatas.

“Oke…oke…tungguin gue Vin”tanpa ragu Oik langsung memanjat pagar sekolah yang lumayan tinggi menyusul Alvin yang sudah sampai diatas.Oik dan Alvin melompat.

Sampai didalam sekolah

“Kita Aman!”kata Oik sedikit lega.

“Buruan masuk”Alvin dan Oik hendak menuju kelas.Ternyata sudah ada seseorang yang sudah berdiri sejak tadi.

“Ehemm”orang itu berdehem.Oik dan Alvin menoleh kesumber suara.

“Eh…pak.Duta”ucap keduanya.

“Sejak kapan kalian kalau terlambat manjat pagar sekolah?”omel pak.Duta.

“Baru pertama kali kok pak”sahut Alvin.

“Pak tolong ijinkan kami masuk soalnya nanti ada ulangan”rayu Oik.

“Sudah tahu kan aturan sekolah kalau terlambat lebih dari 5 menit”tegas pak.Duta.

“Tau pak!disuruh masuk kan”seru Alvin ngasal.

“BUKAN…!!!TAPI PULANGGG”teriak pak.Duta.Oik dan Alvin langsung menutup telinga.

“Jadi silahkan kalian pulang sana”usir pak.Duta tangannya sambil menunjuk pintu gerbang.

“Nggak bisa pak kita kan disini bayar”bantah Oik.

Seorang siswa cowok muncul dihadapan mereka bertiga.

“Pak biarkan mereka masuk”suruhnya,pak.Duta tampak sedang berfikir.

“Baiklah kali ini kalian dimaafkan,jadi kalian boleh masuk”ucap pak.Duta akhirnya lalu pergi dari sana.Alvin menghampiri cowok tersebut.

“Thanks ya”ucap Alvin sambil mengulurkan tangannya.

“Iya sama-sama”balasnya.

“Aduh Alvin ngpain sih lo terima kasih segala ke dia”ucap Oik ketus.

“Tapi kan dia sudah nolongin kita”bela Alvin.

“Mendingan gue pulang dari pada ditolongin dia”kata Oik dengan nada ketus.

“Aku ikhlas kok nolongin kalian”ucapnya polos.

“Hey…lo denger ya gue ngga butuh bantuan lo”bentak Oik sambil mendorong anak itu.

Oik kemudian berjalan menuju kelasnya tanpa memperdulikan mereka berdua.

“Oik tunggu….”teriak Alvin.

Kelas 8-4 sudah tertutup.

“Gawat nih Vin pasti bu.Oki udah ada didalam”bisik Oik.

“Mungkin,coba deh lo intip dulu”suruh Alvin,Oik menurut dan mengintip dari celah pintu.

Dari dalam kelas ada yang membuka pintu,JEDUUGG…pintu itu mengenai kepala Oik.

“Haduhh…”teriak Oik sambil memegangi kepalanya.

“Eh…ngapain kalian berdua didepan pintu”seru orang tersebut.

“Maaf bu kita telat lagi”ucap Alvin dan Oik bersamaan.

“Hahahaha….”orang itu malah ketawa.

“Kok dia ketawa ya Vin”kata Oik heran,lalu mereka berdua mengangkat wajahnya.

“Ini gue kali,ngapain lo berdua disitu?”tanya orang tersebut tak lain adalah Debo.

“Debo…gue kira bu.Oki”kata Alvin.

“Sialan lo,lihat nih kepala gue kejedot pintu tau”omel Oik.

“Hehehe maaf deh gue kan nggak tau”ucap Debo merasa bersalah.

“Kelas kok rame mang bu.Oki kemana?”tanya Alvin.

“Beliau nggak datang”jelas Debo,mereka bertiga masuk kelas.

Saat istirahat beberapa siswa kelas 9 bermain basket dilapangan.

“Eh…kita kesana yuk!”ajak Oik pada kedua temannya.

“Lihat deh kak Rio kalau main keren banget”seru Agni.

“Masih kerenan juga kak Gabriel gayanya cool banget”sahut Oik.

“Yee…kak Riko juga keren mengalahkan Rio sama Gabriel”sahut Dhea tak mau kalah.

“Kerenan juga gue daripada mereka semua”ucap seseorang tiba-tiba.Ketiga cewek tersebut menoleh kesumber suara.

“PD lo...”ucap ketiganya serempak.

“Tapi kenyataan kan kalau gue lebih keren dari mereka”ucap Alvin narsis.

“Ye lo keren tapi kalau nggak bisa basket ya sama aja bohong”ledek Oik.

“Kekantin yuk lapar nih”ajak Agni sambil memeganggi perutnya.

Saat dikantin

“Lo mau pesen apa Ik?”tanya Agni.

“Jus melon aja!”pinta Oik.

“Gue mie goreng minumnya sama kaya yang dipesen Oik,jus melon”seru Dhea.

“Ah lo mah ngikut aja”omel Oik.Agni lalu menuju ibu kantin.

“Hehhee…”.

Gabriel,Riko,Rio,Sion,Dayat memasuki kantin.

“Eh lihat deh Dhe kak kelas itu keren banget”kata Oik norak.

“Yee biasa aja kale”sahut Dhea.

“Lo lihat deh cowok yang duduk disebelah sana itu”Dhea menunjuk arah bangku dekat pohon.

“Itu baru keren”ucap Dhea yakin.

“Hah…masih kerenan juga kak Gabriel daripada cowok itu”kata Oik ketus.

“Kerenan dia,udah ganteng tajir pula”.

Kemudian Agni datang sambil membawa pesanan Dhea dan Oik.

“Ini pesanan lo”Agni menyodorkan jus punya Oik.


Keesokan harinya Oik jalan sendiri kesekolah tanpa Alvin.

“Duh sialan jadilah gue berangkat sendiri,Alvin pakai nggak masuk segala”omel Oik ditengah jalan.Sebuah mobil berhenti didekat Oik,orang yang ada didalam mobil keluar.

“Kok jalan sendirian sih cewek cantik?”tanya cowok itu.

“Biarin…kaki gue sendiri juga bukan kaki lo”jawab Oik ketus begitu tau siapa cowok itu.

“Gimana kalau kamu berangkat bareng sama aku,biar nggak terlambat kaya kemaren”ajaknya.Oik tampak sedang berfikir.

‘Ikut…nggak…ikut…nggak…ikut’batinnya.Oik tampak berfikir.

“Gimana mau nggak?”tanyanya sekali lagi.

‘Aduh ikut nggak ya?daripada telat mending ikut aja kan lumayan ada tumpangan gratis hhe’.

“Oke gue setuju tapi karena terpaksa ngerti lo”ucap Oik akhirnya.

Sampai di sekolah

Oik segera turun dari mobil.

“Thanks ya”ucap Oik singkat padat dan jelas lalu berlari menuju kelasnya.

“Ok…samasama”.

Didepan kelas Dhea dan Agni sambil melihat kearah Oik.

“Ih Oik enak banget naik mobil bareng cowok ganteng pagi-pagi pula bikin iri”seru Dhea.

“Ih biasa aja kali”ucap Oik cuek.

Saat pulang.

“Minggu depan ada proomnight di sekolah kita”kata Dhea.

“Kita harus datang”seru Agni.

“Ya harus donk”sahut Oik.

Mereka bertiga jalan kaki menuju rumah masing-masing.

Saat dirumah Oik.

“Pokoknya Mak’e harus belikan Oik BB sekarang juga,Hp ini udah kuno”pinta Oik pada neneknya.

“Tapi Oik kan harganya mahal,uangnya mana cukup buat beli belum lagi uang sekolah kamu”.

“Ya udah pakai aja uang Oik yang dikirimi sama mama”kata Oik sambil memberi saran pada neneknya.

“Tapi…Ik”.

“Pokoknya Mak’e harus belikan BB itu sekarang juga”neneknya yang sering memanjakan Oik menuruti saja kemauan cucunya itu.

Keesokan harinya.

“Wah BB kamu keren banget Ik”kata Dhea sambil memegangi BB milik Oik.

“Oh ya beli dimana Ik?ih keren banget”tanya Agni.

“Di Outlet Hp donk masa dipasar”jawab Oik sekenannya.

“Kalau gitu Hp lama kamu buat aku ya”Dhea lalu mengambil Hp Oik yang lama.

“Ini ambil aja”suruh Oik

Agni,Dhea dan Oik dengan narsisnya foto-foto dengan BB milik Oik dikelas.

Malam minggu telah tiba ada proomnight di sekolah Setia Budi.Semua siswa satu persatu datang termasuk Oik dan teman-temannya.

“Wih proomnya pasti seru ini”kata Alvin yang baru datang.Lalu menghampiri Oik temen seperjuangan kalau terlambat dihukum bersama (karena bersama kita pasti bisa hha).

Gabriel,Riko,Rio juga baru datang.

Membuat Oik,Dhea dan Agni kagum setengah mati.

“Pangeranku datang….wellcome my prince”Agni ngomong sendiri dan hendak menyambut Rio yang berjalan kearahnya.

Ternyata dugaannya salah Rio bukan menghampiri dirinya tapi Ify yang dituju.Membuat Agni cemburu menguras bak mandi.

Puaslah Agni diledekin Oik dan Dhea.

“Uh pangeranku berpaling hhhaaaa”goda Dhea.

“Coba aja kalau kak Rio belum pacaran ma Ify udah gue gebet duluan huh”keluh Agni penuh penyesalan dan berharap waktu bisa diputar kembali.

“Tapi sayangnya mereka udah pacaran”seru Dhea.

“Hhhaa tak dapat kak Rio,Debo pun jadi!nggak perlu menyesal kali,lagian Debo kan suka ma lo Ag”kata Oik sok bijak.

“Dia dengan setia menunggu jawaban darimu”sahut Dhea.

“Udah udah jangan ngomongin Debo mulu”omel Agni.

Baru diomongin Debo datang menghampiri dengan PD nya berseru kepada tiga cewek tersebut.

“Woyy lagi ngomongin gue lo pada???”seru Debo.

“Panjang umur lo,baru juga diomongin hha”kata Dhea.

“Gue mau ngajak lo Ag melihat kembang api disana”ajak Debo.Agni tampak malu malu.

“Udah sana ikut”Oik mendorong Agni kearah Debo.

“Iya deh…”Agni pun mengikuti Debo untuk melihat kembang api.

Tinggalah mereka berdua tanpa pasangan.

“Yaa kak Riko sayangku huhuhu”kata Dhea sambil menunjuk kearah Riko yang lagi makan berdua dibangku taman dengan seorang cowok.

“Direbut sama Shilla arghhhh”sambung Dhea kesal.

“Kan masih ada ayang Obiet tuh dia lagi nganggur”Oik menunjuk kearah Obiet yang asyik minum didekat pintu.

“Ya udah deh gue mau samperin ayang Obiet dulu”Dhea segera menghampiri Obiet yang juga ayangnya Syifa wkwkwkwkw :D,(syifa marah nggak ya??).

Tinggalah Oik seorang diri tanpa kekasih -__-

“Duh Alvin dimana sih?”Oik celingukan kanan kiri mencari sosok Alvin.

Dicarilah Alvin oleh Oik dan……………….ketemu.

Alvin sedang asyik makan kue didekat kolam ikan…eh salah kolam renang.

“Vin……..”teriak Oik dari seberang.

Alvin melambaikan tangannya.

Oik menghampiri Alvin tanpa diduga kakinya kesandung kabel lampu dan…

BYURRRRRRR…………

Oik jatuh kekolam renang bersama BB barunya,semua anak panik.Oik tak bisa renang jadi timbul gitu aja.

Seorang cowok dengan sigap terjun kekolam renang dan nolongin Oik yang nggak bisa renang,

mereka berdua basah kuyub.

“Kamu gpp kan”tanyanya.

“Gue gpp tapi???BB gue gimana donk”kata Oik panik yang melihat BB nya didasar kolam.

Cowok itu lalu masuk kekolam renang dan mengambil BBnya Oik.

“Ini BB kamu”dia lalu menyodorkan hp Oik.

“Ya nggak bisa nyala gimana donk ini kan belinya mahal”Oik panik begitu menyadari hpnya tak bisa nyala.

“Kenapa Ik?”tanya Dhea.

“BB gue jatuh kekolam lihat ini sekarang nggak bisa nyala”keluh Oik.

“Ah pesta ini nggak asyik aku mau pulang aja”Oik lalu pulang naik angkot karena uangnya tak cukup untuk naik taksi.

Saat disekolah keesokan harinya.

“Oik kok pulang duluan sih padahal pestanya asyik lo tadi malam”kata Agni.

“BB gue gimana donk Ag apesssss banget deh”keluh Oik penuh penyesalan.

“Sekarang gue nggak punya Hp huhuhuhu……….”kata Oik melas banget.

“Hai…….”sapa seseorang dari arah samping.

“Ehemm kita duluan ya Ik….”Agni dan Dhea meninggalkan mereka berdua.

“Mau apa lo kesini”kata Oik judes.

“Aku cuman mau ngasih ini buat kamu”cowok itu memberikan bingkisan pada Oik.

“Ap…apa ini…????”tanya Oik.

“Buka aja”pintanya.Oik membuka kado tersebut dan betapa senangnya Oik begitu tau isinya adalah sebuah BB punyanya,tapi yang ini lebih bagus daripada miliknya Blackberry Gemini.

“Thanks ya Cakka…….”kata Oik senang tanpa sadar langsung memeluk Cakka.

Oik lalu menyadari.

“Eh maaf ya”kata Oik sedikit malu.

“Gpp kok ke kelas yuk”ajak Cakka dan tanpa ragu-ragu langsung mengandeng tangan Oik.


“Maaf ya Ik gara-gara mau nyamperin gue BB lo sekarang rusak!”kata Alvin penuh penyesalan.

“Ahahaha bukan salah lo lagi,lagian gue BB gue dah balik lagi dengan tampilan baru”ucap Oik senang lalu menunjukan BB barunya.

“Hah lo beli lagi ya Ik?”tanya Alvin.

“Eh…em”kata Oik bingung.

“Wah banyak duit lo sekarang hhaa”seru Alvin.

“Eh ya gitu deh”jawabnya singkat.

Saat disekolah.

“Oikkkkkkk”teriak Dhea dan Agni bebarengan.

“Apa….wew kalian kompak banget”jawab Oik tanpa berpaling dari layar BBnya.

“Ih berhenti dulu napa main BBnya”Agni merebut BB Oik.

“Emang kenapa to?”tanya Oik heran yang melihat Dhea dan Agni senyam-senyum sendiri.

“Hidih kenapa lo berdua senyum-senyum sendiri”kata Oik ngeri.

“Lo mah?coba tebak kenapa kami berdua bisa kaya gini”Agni menyuruh Oik menebak.

“Kalian berdua kesambet ya?”jawab Oik ngasal.

“BUKANNNNNN”.

“Terus apa’an?gue mana tau kalau lo nggak cerita”kata Oik.

“Lo duluan deh Ag yang cerita”paksa Dhea.

“Lo aja gue malu tau”tolak Agni.

“Ya udah deh gue dulu kalau gitu terus habis ini lo ya Ag…deal”Dhea ngalah.

“Ok..ok..sipp”Agni mengangkat jempolnya.

“Jadi gini Ik”

~Flashback Turn On~

Siang hari saat pulang sekolah Dhea pulang sendirian tanpa Agni,tanpa Oik juga.Seperti biasa sebelum pulang Dhea mampir dulu ke taman sekolah.

Dhea duduk sendiri dibangku taman,seorang cowok menghampirinya.

“Wow sendirian aja nih neng?”tanya Obiet.

“Eh Obiet!iya ini Oik ma Agni nggak tau kemana?”jawab Dhea.

“Gue temenin ya?”tawar Obiet yang sukses membuat syifa dan penulisnya gigit jari.

“Ehm boleh juga Biet”Dhea dengan senang hati mau ditemenin Obiet.

Obiet dan Dhea bercerita tentang kejadian dipesta yang membuat mereka ketawa bersama.

“Oh ya Dhe hmm…gue suka ma lo”kata Obiet tanpa grogi sedikitpun.

“Hah!!!!”membuat Dhea tak percaya.

“Mau kan Dhe”Obiet menyakinkan Dhea supaya berkata ‘Ia’.

‘Terima nggak ya?ah terima aja lagian Obiet cakep juga kok’batin Dhea.

Dhea hanya menganguk pertanda dia mau.Dan sukses membuat Obiet kegirangan.

~Flashback Turn Off~

“Wew so sweet banget deh Dhe,I like this”Oik ikut senang.

“Ok sekarang giliran gue”Agni kemudian bercerita.

~FlashBack to Proomnight On~

Agni dan Debo main kembang api didekat taman pas malam proomnight.

Tiba-tiba tangan Agni kena percikan kembang api.

“Awwww”teriak Agni sambil memegangi tangannya yang lecet.

“Lo gpp Ag?”kata Debo perhatian banget sambil meniup tangan Agni kepanasan lalu membalut dengan sapu tangannya.

~FlashBack to Proomnight Off~

“Hah kok cumin gitu aja Ag,lo curang nggak menceritakan gimana saat Debo nembak lo”omel Dhea.

“Yah pada intinya kan gue ma Debo udah resmi jadian hhaa”kata Agni.

“Udah…udah yang penting gue ngerti kenapa lo berdua pada senyam-senyum gaje tadi”seru Oik.

“Terus lo kapan Ik nyusulnya?”tanya Dhea.

“Hah!nyusul?....”tanya Oik bingung.

“Ya nyusul kita untuk nyari pacar,jadi pas malam minggu kita bisa tripel date”sambung Agni.

“Sama Alvin aja…gimana?”saran Dhea.

“Hah Alvin!!!nggak bisa kan gue ma dia sahabatan mana mungkin gue bisa suka ma Alvin”tolak Oik.

“Ok sekarang kita harus nyari cowok untuk Oik…setuju Ag”dengan semangat yang berkobar-kobar Dhea dan Agni mencarikan Oik pasangan.

Mulai dari Patton,Olin,Daud,Irsyad,Lintar,Nyopon,Ozy tapi nggak ada yang disukai sama Oik.

Agni dan Dhea udah mentok banget bingung nyari cowok tipenya Oik.

“Wah parah ini Dhe”kata Agni

“Ia…susah nyari seleranya Oik kaya gimana,bingung dah”Dhea udah nyerah.

“Pikirkan sesuatu Ag”paksa Dhea.

“Aduh udah mentok banget nih”jawab Agni.

Dalam kebimbangan dan keputus asa’an itu Dhea menemukan sebuah ide.

“Aha gue tau siapa cowok yang cocok untuk Oik!ternyata dia”kata Dhea sambil mengangkat telunjuknya pertanda idenya mang good banget.

“Apa ide lo?”tanya Agni kemudian.Dhea membisikan sesuatu ke Agni.

“Wah ide lo good banget Dhe…tos dulu donk” kata Agni setuju

“Siapa dulu donk Dhea gitu”kata Dhea bangga.

Esok harinya.

Oik duduk sendiri dibangku taman dekat sekolahnya sudah 15 menit.

“Siapa sih orang yang pengen ketemu gue?bikin penasaran aja”omel Oik.

Sementara itu Dhea dan Agni bersembunyi dibalik semak-semak sambil ngintip Oik.

“Hhee Oik pasti penasaran”kata Dhea bangga.

“Lo yakin cara ini berhasil”bisik Agni ragu.

“Gue yakin bakal berhasil,lo percaya aja deh ma’gue Ag”mereka terus mengintai seperti mata-mata.

“Ah mending gue pergi aja”kata Oik nyerah kemudian seseorang datang menghampiri Oik.

Semak belukar.

“Eh lihat dia udah datang Dhe”kata Agni member tahu.

“Mana?oh iya sipp banget Ag”Dhea mengangkat jempolnya.


“Eh ngapain lo Cakka disini?”tanya Oik.

“Aku sedang nunggu seseorang disini,kamu sendiri?”tanya balik Cakka.

“Tadi pagi ada yang sms gue,ngajak janjian ditaman ini”jawab Oik.

“Kok sama ya,aku tadi juga dapat sms kaya gitu”sahut Cakka.

“Wah mungkin ada yang ngerjain gue ma lo ini?tapi siapa ya”Oik memikirkan sesuatu dan mencari pelaku.

“Ah bodo’amat yang ngerjain gue,palingan juga orang yang nggak ada kerja’an”Oik pasrah akhirnya.

Oik dan Cakka saling diam,belum ada yang memulai bicara.

“Eh Oik”.

“Em…Cakk”.

Mereka berdua bebarengan

“Ah lo duluan yang ngomong”suruh Oik.

“Nggak kamu dulu”.

“It’s Ok gue duluan yang ngomong”kata Oik ngalah.

“Thanks ya buat kado yang lo berikan hhe”kado itu membuat Oik luluh,soalnya dulu dia benci banget ma Cakka.

“Ok sama-sama”

“Nah sekarang giliran lo mau ngomong apa’an”suruh Oik.

“Tapi kamu nggak marah kan”tebak Cakka.

“HAH marah!kenapa meski marah sih,mang lo mau ngomong apa’an”tanya Oik bingung.

“Beneran nggak marah”Cakka memastikan Oik.

“Ya ampun mang lo mau ngomong apa sih?”Oik malah bingung sendiri.

“Janji”Cakka mengangkat kelingkingnya.

“Ia”jawab Oik singkat.

“Aku suka sama kamu Ik”kata Cakka.

“HAH!apa lo bilang tadi,gue nggak denger”kata Oik pura-pura nggak ngerti.

“Ia aku suka sama kamu,selain cantik kamu itu cuek dan aku suka itu”ucap Cakka jujur.

‘Hah masa dia suka ma gue,padahal kan dia tau kalau gue tuh nggak suka ma dia’batin Oik.

“Gimana?mau kan”tanya Cakka yang sukses membuyarkan lamunan Oik.

‘Terima nggak terima nggak argh bingung’batin Oik.

“Hmm…..Arghhhhhh gue bingung Cakka,gue lum bisa jawab sekarang”teriak Oik.

Cakka tersenyum.

“Hha kamu nggak mesti jawab sekarang kok”kata Cakka santai.

“Jadi???”

“Kita cukup jadi teman dekat kan”ucap Cakka santai.

“Nunggu lulus sampai SMP dulu mau kan”tanya Oik memastikan Cakka menganguk.

“YESSSSSSSSSS”kata Oik senang tanpa sadar langsung memeluk Cakka sukses membuat All CL cemberut.

Agni dan Dhea mengabadikan moment itu dalam jepretan kamera,dan langsung keluar dari persembunyiannya.

“Wew romatis sekali”teriak keduanya.

“Agni…..Dhea…ngapain kalian berdua disitu”tanya Oik kaget.

“Dari tadi kita disini kok Ik,dan kitalah yang sms kamu dan Cakka”kata Agni.

“Arghhhhhhh….Agni…..”Oik mengejar Agni.

“Ini idenya Dhea,Good job ideaaaaaaaaaa Dheaaaaaa”teriak Agni.

“Lihat deh Cakk foto lo saat dipeluk Oik hha lucu sekali”kata Dhea sambil menunjukan hasil jepretannya pada Cakka.Cakka hanya bisa tersenyum

Malam minggu tiba acara Triple Date jadi.

Agni-Debo,Dhea-Obiet,Cakka-Oik.

___Ending___


Tidak ada komentar:

Posting Komentar