Keep Reading ;)
----||----||----||----||----||----||----||----||----||----||----||----||----||---
Malam ini begitu bersinar, bulan purnama dan bintang-bintang yang bertaburan menghiasi langit, seseorang gadis yang sedang duduk dibalkon kamarnya sangat mengagumi keindahan tersebut, andai saja seseorang yang sangat dicintainya menemaninya disitu, di hari itu, di malam itu dan di detik itu juga, ahh tapi itu mustahil.. pikir gadis itu setelah menyadari bahwa orang yg sangat dia cintai telah pergi meninggalkannya dan tak akan pernah menemuinya lagi, meninggalkannya selama-lamanya
::: Flasback :::
Saat siang hari sekitar jam dua-an, Seorang gadis dan seorang pria kini mereka berjalan menuju sebuah tempat yang selalu mereka hampiri setiap hari minggu, ya tempat yang mereka maksud adalah sebuah danau, di danaulah tempat bertemunya gadis dengan pria itu .. tempat pria itu menyatakan cintanya kepada sang gadis yang ada disebelah pria itu .. tempat jika gadis itu dan pria itu sedang bersedih .. tempat dimana juga jika mereka sering bertengkar, danau ini merupakan tempat kenangan yang paling indah untuk mereka, seorang pria dan gadis yang sedang memeluk lengan pria itu kini duduk disalah satu bangku yang tak jauh dari danau tersebut. Pria itu menatap gadis yang ada disebelahnya dalam. Perlahan pria itu membelai rambut sang gadis yang ada disebelahnya dengan lembut, gadis yang barusan dibelai rambutnya hanya bisa membalasnya dengan senyuman manisnya
Sudah sekitar 3 jam mereka di danau tersebut, tapi tetap saja mereka sama sekali tak merasa bosan, bahkan mereka cukup merasa senang. Beberapa saat kemudian tiba-tiba Angin berhembus sangat kencang disertai dengan suara petir yang menyambar hingga ranting-ranting pohon menjadi patah, daun-daun yang kering beterbangan disekitar gadis dan pria itu, sang gadis melihat ke atas terlihat awan bukan berwarna putih lagi tetapi awan itu berubah menjadi hitam, sang pria mengajak sang gadis pergi dari tempat itu, pria itu mengetahui bahwa sebentar lagi akan terjadi hujan yang menurutnya mungkin sangat lebat
Pria itu mengajak sang gadis masuk kedalam mobilnya yang terparkir di sebrang jalan, rintik-rintik hujan mulai turun mengguyur dan membasahi kota jakarta pada sore ini, sang pria melihat gadis yang ada disebelahnya tampak merasa kedinginan, pria itu melepaskan jaketnya lalu dipakaikannya jaket itu kepada sang gadis, sang gadis tersentak kaget
“ heyy, bagaimana denganmu, biarlah kau saja yang memakainya aku tak apa-apa “ tolak gadis itu seraya mencoba melepaskan jaket pria itu, setelah sang gadis berhasil melepaskan jaket pria itu, dia langsung menyodorkan jaket yang ia pegang kepadapemiliknya, ya pria itu.. saat disodorkan jaket pria itu tak menerima jaketnya, dia kembali memakaikan jaket itu kepada sang gadis dan tersenyum kepada gadis itu, gadis itu membalas senyuman sang pria dengan senyuman termanisnya yang khusus hanya untuk pria itu
“ kamu saja yang memakai, suhu udara saat ini begitu sangat dingin, saya yakin pasti kau sekarang merasa kedinginan “ jawab pria itu penuh arti yg mampu membuat gadis yang ada disebelahnya melebarkan senyumannya, gadis itu tiba-tiba memeluk sang pria dengan kencang, diiringi dengan hujan yang semakin deras, pria itu merasakan tubuh sang gadis seperti menggigil, sontak pria itu melepaskan pelukannya dan memegang kedua lengan gadis itu dengan tangannya, terlihat wajahnya nampak pucat, astaga saya sangat bodoh ! mengapa saya membiarkannya kehujanan seperti ini pasti dia kedinginan.. kata pria itu meruntuki dirinya sendiri dalam hatinya
Pria itu membawa gadis itu berteduh di halte untuk sementara, lalu sang gadis dipersilahkan duduk dikursi yang terdapat pada halte itu, gadis itu menurutinya lalu duduk di kursi panjang itu, pria itu izin kepada sng gadis untuk pergi sebentar berniat untuk mengambil mobilnya di sebrang jalan, gadis itu menganggukkan kepalanya bertanda ‘iya’, sebelum pergi pria itu mengecup mesra kening sang gadis disetai dengan senyuman yang menghiasi wajah gadis itu, perlahan pria itu melangkahkan kakinya menjauhi sang gadis yangtengah terduduk sambil memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya
Pria itu menyebrangi jalan tanpa aturan, dia pikir kalau hujan lebat begini tak ada kendaraan yang lewat ternyata dugaannya ‘SALAH BESAR’ sebuah truk dari arah kiri pria itu sedang melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi, pria itu masih tak menyadari bahwa truk itu akan menabrak tubuhnya, disisi lain sang gadis hanya bisa menundukkan kepalanya tak tau apa yang harus ia lakukan, ia hanya menunggu kehadiran seseorang, ya orang itu adalah pria tadi, truk semakin dekat dengan pria itu, pengemudi truk juga tak menyadari karena penemudi truk tersebut lagi mengantuk, saat pengemudi truk tersebut membuka matanya dia terlihat begitu kaget saat mendapat ada seseorang yang akan menyebrang, secepatnya pengemudi truk tersebut membunyikan klakson truknya
TINNNNN…… suara kalkson truk tersebut membuat pria itu dan sang gadis menoleh kesumber suara di tengah=tengah gemuruh hujan, pria itu terpaku melihat sebuah truk yang akan menabraknya, sedangkan sang gadis mebelalakan matanya berharap cemas agar sang pacarnya itu tidak kenapa-kenapa, dan apa yang tak pernah ia diharapkan terjadi dann..
BRAKKKK…… SCYITTT…… terlambat ! pengemudi itu terlambat mengerem truk yang ia naiki, pria yg dicintai oleh sang gadis telah tertabrak trukk, mungkin saking tingginya kecepatan laju truk tersebut tubuh pria itu terpental cukup jauh sekitar 12 meteran
“ TIDAKKKKKKKKK “ teriak gadis yang sedari tadi duduk di halte dengan histeris, tak peduli dengan hujan yang semakin deras dia tetap menghampiri pria itu, pria yang sangat dicintainya, dia berlari dan terus berlari hingga dia melihat tubuh pria itu hancur, dia menangis tak sanggup melihat orang yang dia cintai seperti itu, darah terus bercucuran di bagian-bagian tubuh pria itu, pengemudi truk itu langsung melarikan diri
::: Flasback End :::
kejadian itu terjadi setahun yang lalu, karena gadis itu merasa sangat kesepian dia langsung memutuskan untuk kembali masuk kedalam kamarnya, entah apa yang mau dia lalukan, yang selalu menyelimuti pikirannya hanya seorang pria yang sangat ia cintai yang begitu cepat meninggalkannya
Gadis itu merebahkan tubuhnya diranjang tidurnya, sambil membayangkan wajah seseorang yang sangat ia rindukan terkaang dia tertawa sendiri ketika mengingat masa lalunya dengan sang kekasih, tetapi gadis itu langsung membuang jauh-jauh pikiran itu, dia tak boleh begini terus, lama-lama dia akan stress jika terus memikirkan masa lalunya itu, selama setahun ini juga dia udah berusaha buat melupakan kekasihnya itu tetapi hasilnya nihil. Dia selalu memikirkannya
“ sudah cukup ya Tuhan, saya tak kuat lagi jika begini terus “ kata gadis itu meremas kepalanya, lalu dia putuskan untuk kedapur mengambil satu segelas air yang berisi air putih, tetapi pandangannya tertuju pada gudang disebelah dapur rumahnya, perlahan sang gadis mendekati gudang itu lalu masuk kedalamnya, dia melihat seutas tali yang lumayan agak panjang, perlahan gadis itu mendekati tali tersebut lalu mengambilnya
“ maafin aku mah..pah.. “ kata gadis itu lalu menatap langit-langit gudangnya dan mengikatkan tali-tali tersebut setelah itu sang gadsi mengambil kursi dan menaikinya perlahan dia mendekatkan tali itu kekepalanya tiba-tiba
“ jangan nak ! jangan lakukan itu “ pinta seseorang yang tiba-tiba muncul dari balik pintu gudang, gadis itu tak menggubris ucapan orang itu yang tak lain adalah mamanya, tali itu sudah melingkar dikepala sang gadis, lalu gadis itu sengaja mendorong kursi yang ia naiki dengan kakinya dan
KREKKKK…… gadis itu telah bergantung tak berdaya di gudang itu sedangkan orang tuanya menangis tak menyangka
_THE END_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar